5 Bahan & Media Belajar yang Tepat bagi Anak Usia 3-4 Tahun

 5 Bahan & Media Belajar yang Tepat bagi Anak Usia 3-4 Tahun

kurdefrin.com – Belajar dan pemecahan masalah tergolong pada aspek perkembangan kognitif anak. Kognitif adalah suatu proses berpikir, yaitu kemampuan individu untuk menghubungkan, menilai, mempertimbangkan suatu kejadian atau peristiwa.

Jadi, proses kognitif itu sebenarnya berhubungan dengan kecerdasan intelegensi yang menandai seseorang dengan berbagai minat terutama sekali ditujukan kepada ide-ide belajar.

Bahan & Media Belajar Anak

Perkembangan kognitif anak menurut Piaget terbagi menjadi beberapa tahapan. Tahap perkembangan kognitif anak merupakan gambaran tingkat kemampuan anak dalam berpikir. Tahap ini merupakan dasar kemampuan untuk berpikir

Tahapan pertama adalah Sensori-motor (0-2 Tahun). Tahap sensori motor terdiri atas tahap refleksi, reaksi sirkuler primer, reaksi serkiler Sekunder, dan Koordinasi skema sekunder.

Tahapan kedua adalah Pra-Operasional Konkret (2-7 Tahun). Pada tahap ini, anak sudah mulai mampu melakukan permainan simbolis. Cara berpikirnya cenderung memusat, yaitu hanya berpusat pada satu dimensi saja.

Untuk Anak yang belum mampu mengadakan konservasi angka, volume zat cair, volume zat padat. Anak mulai menunjukkan adanya proses berpikir yang lebih jelas. Mintalah Anak mulai belajar nama-nama benda

Selanjutnya, Anak diharapkan lebih fokus dalam memperoleh dan menggunakan informasi. Anak juga diharapkan mampu menggunakan sumber belajar, dan penalaran dengan baik.

Ketika anak mengobservasi kejadian di sekelilingnya, anak dapat menanyakan sesuatu. Anak akan membuat pertanyaan, membuat prediksi, dan mengetes pemecahan masalah.

Bunda, tentu masih ingat apa itu bahan dan media belajar bagi anak. Bahan belajar adalah seperengkat materi keilmuan yang terdiri atas fakta, konsep, prinsip, generalisasi suatu ilmu pengetahuan.

Bahan & Media Belajar Anak

Media belajar bagi anak adalah perantara atau penyalur. Dan Media itu merupakan wahana penyalur informasi belajar. Media belajar dapat berupa alat-alat grafis, fotografis, atau elektronik untuk menyampaikan informasi atau pesan secara visual dan audio.

Bunda, jika hendak mencari bahan untuk membantu melatih anak baiknya memperhatikan kriteria bahan belajar. Secara umum, bahan ajar itu harus sesuai tujuan. Orang tua mau melatihkan anak agar anak bisa apa atau mampu apa.

Misalnya agar anak paham mengenai kekurangan gambar wajah. Selain itu, agar anak dapat bersikap dan berbuat terhadap bahan ajar yang dilatihkan orang tua.

Bunda, memilih media hendaknya selaras dengan materi atau bahan yang hendak latihkan pada anak. Selain itu, media sebaiknya spesifik dan benar-benar mendukung bahan yang hendak dilatihkan.

Kondisi anak yang akan dilatih juga hendaknya menjadi perhatian Bunda dalam memilih media. Faktor usia, dan kecerdasan juga memerlukan perhatian dari Bunda saat menentukan media bagi anak Bunda.

Bahan & Media Belajar Anak

Media yang dipilih semestinya dapat menjelaskan apa yang hendak disampaikan pada anak secara tepat dan berhasil guna. Bunda, biaya yang dikeluarkan juga murah tapi baik dan bermafaat.

Media belajar yang dipilih Bunda sebaiknya juga praktis, luwes, dan bertahan. Artinya praktis itu mudah dibawa kemana-mana. Luwes artinya flesibel. Dan bertahan artinya bahan itu kuat dan tidak mudah rusak.

Bunda, media belajar untuk anak sebaiknya juga mempertimbangkan kemampuan dan keterampilan anak dalam menggunakannya. Untuk bahan belajar mestinya tidak membuat anak kesulitan dalam menggunakannya.

Selanjutnya, Bahan dan media belajar pada anak usia 3-4 tahun terdiri atas: bagian yang hilang dari suatu pola gambar, berbagai nama makanan dan rasanya, berbagai macam kegunaan dari benda, persamaan antara dua benda, perbedaan antara dua hal dari jenis yang sama.

Bahan dan media belajar bagi anak usia 3-4 tahun sebagai berikut.

Berikut ini dijelaskan 5 bahan dan media belajar yang tepat bagi anak usia 3-4 tahun.

Bahan & Media Belajar Anak

1. Bagian yang Hilang dari Suatu Pola Gambar

Bahan dan media belajar pada anak usia 3-4 tahun yang pertama adalah bagian yang hilang dari suatu pola gambar. Bahan dan media belajar ini dimaksudkan agar anak dapat menemukan bagian yang hilang dari suatu pola gambar.

Berikut ini Bahan Belajar Bagian yang Hilang dari Suatu Pola Gambar

Dan Bahan belajarnya antara lain bagian-bagian dari suatu objek pada gambar, dan bagian yang hilang yang tidak terdapat pada gambar.

Misalnya gambar wajah, bagian-bagian yang ada pada gambar wajah terdiri atas mata berjumlah 2, hidung 1, bibir bawah, bibir atas, pipi kiri, pipi kanan, dahi, alis kiri, alis kanan, dagum pelipis, kelopak mata kiri dan kanan, bulu mata kiri dan kanan, telinga kiri, telinga kanan, dan rambut.

Contoh lainnya adalah gambar mobil, bagian-bagian yang ada pada gambar mobil terdiri atas: badan mobil, pintu, jendela, roda, setir, ban, spion, dll.

Bahan & Media Belajar Anak

Media Belajar Bagian yang Hilang dari Suatu Pola Gambar

Media belajar adalah gambar. Gambar yang disediakan adalah gambar yang tidak lengkap. Misalnya: gambar wajah orang tidak ada telinganya atau tidak ada matanya. Untuk gambar mobil tidak ada bannya. Gambar rumah tidah ada pintu atau jendelanya, dll.

Gambar yang diberikan pada anak haruslah memenuhi kriteria sebuah media belajar yang memadai buat seorang anak usia 3-4 tahun. Kriteria gambar bisa dilihat dari ukuran, bentuk dan warna serta bahan.

Gambar harus mampu merangsang kemampuan visual anak, karena gambar akan dijadikan bahan belajar anak. Baiknya ukuran gambar cukup memadai untuk bahan belajar anak usia 3-4 tahun. Dan ukuran gambar sebesar kertas A3 lebih disarankan sebagai bahan belajar pada tahap awal.

Ukuran kertas dapat diketahui berikut ini.

JenisUkuranJenisUkuran
A084,1 x 118,9 cmA610,5 x 14,8 cm
A159,4 x 84,1 cmA77,4 x 10,5 cm
A242 x59,4 cmA85,2 x 7,4 cm
A329,7 x 42 cmA93,7 x 5,2 cm
A421 x 29,7 cmA102,6 x 3,7 cm
A514,8 x 21 cm

Bahan & Media Belajar Anak

Pada tahap berikutnya, ukuran gambar diperkecil agar anak lebih berkonsentrasi. Misalnya gambar berukuran foto A4, dll. Jadi, gambar yang digunakan sebagai media belajar untuk mencari bagian yang hilang harus dimulai dengan ukuran gambar dari besar ke gambar yang kecil.

Nah, ayah, ibu, dan anak bermainlah bersama dengan media gambar yang tersedia. Amati gambar, anak diminta menyebutkan nama bagian gambar. Misalnya: ini gambar bibir, ini gambar pipi, ini mata, ini alis, ini kening, kelopak mata, bulu mata, hidung, lubang hidung, dll.

Gambar dipajang di papan tulis. Di rumah ada papan tulis, kan Moms. anak diminta berperan sebagai guru. Ayah Ibu menjadi muridnya. Anak akan menjelaskan nama-nama bagian gambar wajah.

Anak meminta ayah untuk mengatakan nama gambar yang ditunjuk anak di papan tulis. Ayah mengatakan gambar yang ditunjuk pipi, tapi ayah mengatakan bibir.  Ibu membetulkan jawaban ayah. 5 Bahan & Media Belajar yang Tepat bagi Anak Usia 3-4 Tahun 

Tujuannya adalah agar anak mampu membetulkan permasalahan seperti ini. Anak harus membetulkan jawaban yang salah. Jika ternyata anak juga tidak bisa membetulkan kesalahan ayah, anak dibimbing untuk mengetahui jawaban yang benar.

Selanjutnya, anak meminta ibu untuk mencari bagian yang hilang pada gambar wajah. Tapi, Ibu dengan sengaja tidak berhasil menemukan bagian wajah yang hilang pada gambar wajah.

Hal ini bertujuan agar anak membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi ibu. Anak diminta membantu mencari bagian wajah yang tidak ada dalam gambar.

Bahan & Media Belajar Anak

2. Berbagai Nama Makanan dan Rasanya

Bahan dan media belajar pada anak usia 3-4 tahun yang kedua adalah berbagai nama makanan dan rasanya. Bahan dan media belajar ini dimaksudkan agar anak dapat menyebutkan nama makanan dan rasanya.

Anak usia 3-4 tahun tergolong tahap pra-operasional konkret. Pada tahap ini, anak belajar menyempurnakan kecakapan panca inderanya.

Anak bisa merasakan panas jika susu buatan ibunya masih panas. Ia bilang “dingin, atis.” Jika kulitnya terkena terpaan angin. Ia akan bilang “pedas” jika ia makan yang ada unsur lomboknya. Anak akan teriak “sakit” jika matanya terkena sabun saat mandi, dll.

Bahan & Media Belajar Anak

Bahan Belajar Nama Makanan dan Rasanya

Nama-nama makanan yang digunakan sebagai bahan belajar pada anak usia 3-4 tahun sebaiknya nama makanan yang sudah pernah dikenal anak. Hal ini akan cepat dipahami anak karena anak sudah mempunyai pengalaman merasakan makanan tersebut.

Apalagi kalau anak usia 3-4 tahun diminta menyebutkan nama makanan kesukaannya, anak pasti mampu menyebutkan rasanya dengan cepat dan benar. Sebaliknya, jika makanan itu belum pernah dikenalnya atau belum dirasakan, anak pun akan kesulitan menyebutkan rasanya.

Berikut ini dicontohkan beberapa nama makanan dan rasanya. Contoh ini dapat digunakan sebagai bahan permainan kuis keluarga antara anak dengan ayah dan ibunya.

NONama MakananRasa makananNoNama

Makanan

Rasa Makanan

 

1GulaManis11Kerang gorengGurih
2GaramAsin12SataiEnak
3AsamKecut atau masam13KolakManis
4CabaiPedas14Bubur ayamGurih
5PepayaManis15Ayam gorengGurih
6Daun pepayaPahit16SambalPedas
7RotiManis17BaksoEnak
8Pare / pariaPahit18Nasi GorengPedas
9KerupukGurih dan asin19RendangGurih
10Telur asinGurih20Es KrimManis

Media Belajar Nama Makanan dan Rasanya

Bunda bisa menyediakan kartu kata dan kartu arti atau makna kata. Satu kartu berisi satu kata. Satu kartu bersisi satu makna kata. Misalnya kata-kata di dalam tabel di atas dipotong satu persatu. Anak diminta menjodohkan antara kata dengan maknanya.

Anak diminta mengambil satu kata, dan mengambil satu makna kata. Tempelkan kartu kata pada papan yang disediakan. Anak diminta menjodohkan kartu kata dengan kartu makna kata.

Sambil masak, makan, santai, orang tua bisa main tebak-tebakan dengan anak. Isi tebakan berkaitan dengan nama-nama makanan dan rasanya.

Bahan & Media Belajar Anak

3. Berbagai Macam Kegunaan dari Benda

Bahan dan media belajar pada anak usia 3-4 tahun yang ketiga adalah berbagai macam kegunaan dari benda. Bahan dan media belajar ini dimaksudkan agar anak dapat menyebutkan kegunaan dari berbagai berbagai. 5 Bahan & Media Belajar yang Tepat bagi Anak Usia 3-4 Tahun 

Bunda mulailah kita memperkenalkan bermacam-macam benda yang ada di sekitar rumah. Anak diminta menyebutkan nama benda. Kemudian anak diminta menyebutkan kegunaannya.

Bahan Belajar Berbagai Macam Kegunaan dari Benda

Benda yang diperkenalkan bisa benda milik anak, bisa juga benda lain milik keluarga. Benda-benda milik pribadi anak dan kegunaannya sebagai berikut.

NONAMA BENDAKEGUNAANNONAMA BENDAKEGUNAAN
1BonekaUntuk mainan11PampersUntuk menampung urine
2BedakUntuk berhias wajah12KaretUntuk menali rambut
3TisuUntuk mengelap mulut13LotionUntuk mengaluskan kulit
4Botol susuUntuk minum susu14TalkUntuk bedakan
5Lipstik ibuUntuk pemerah bibir15JaketUntuk melindungi tubuh
6puzzleUntuk mainan16SisirUntuk merapikan rambut
7SepatuUntuk melindungi kaki17TopiUntuk menutup kepala
8SandalUntuk melindungi kaki18SlendangUntuk menggendong
9BajuUntuk melindungi badan19GelasUntuk minum
10CelanaUntuk melindungi kemaluan20Buku kainUntuk mainan

Bahan & Media Belajar Anak

Benda-benda dalam keluarga dan kegunaannya sebagai berikut.

NONAMA BENDAKEGUNAANNONAMA BENDAKEGUNAAN
1SapuAlat Membersihkan lantai11KomporUntuk memasak
2BukuUntuk Membaca12PanciUntuk merebus
3PisauAlat Memotong sesuatu13WajanUntuk menggoreng
4SendokAlat untuk makan14PayungUntuk meneduhkan
5PulpenAlat untuk menulis15KursiUntuk duduk
6TeleponUntuk Berkomunikasi16TelevisiUntuk hiburan
7JamUntuk mengetahui waktu17RadioUntuk mendengarkan
8BolaUntuk sepak bola18KacamataUntuk melihat
9DompetUntuk menyimpan uang19SepatuUntuk melindungi kaki
10TasUntuk membawa peralatan20GuntingUntuk memotong

Media Belajar Berbagai Macam Kegunaan dari Benda

Media yang dibutuhkan adalah media konkret dari benda yang akan dilatihkan. Benda-benda milik anak dan benda-benda yang ada di dalam rumah dapat dijadikan media belajar anak secara langsung. Bunda bisa memanfaatkan benda yang ada saja.

Baca Juga:

Balok Karakter Asyik Buat Bermain Bersama Anak dan Orang Tua

Kenali 6 Bahan Pengasuhan dan Jenis-Jenis Pola Asuh Anak

Bahan & Media Belajar Anak

4. Persamaan Antara Dua Benda

Bahan dan media belajar pada anak usia 3-4 tahun yang keempat adalah persamaan antara dua benda. Bahan dan media belajar ini dimaksudkan agar anak dapat menjelaskan persamaan antara dua benda.

Berikut ini Bahan Belajar Persamaan Antara Dua Benda

Pertama yang harus dilakukan Bunda adalah menyediakan benda-benda yang akan dicari persamaannya. Bisa juga Bunda menyediakan gambar dari benda-benda yang akan dicari persamaannya.

5 Bahan & Media Belajar yang Tepat bagi Anak Usia 3-4 Tahun

Persamaan antara dua benda bisa dilihat dari jenis, ukuran, bentuk, warna, berat, kegunaan, dan bahan dari suatu benda. contoh

  1. Seruling dengan hamonika              : sama-sama alat musik yang ditiup
  2. Kolintang dan gendang dipukul       : sama-sama alat musik yang dipukul
  3. Semangka dengan melon                 : sama-sama buah berbentuk bundar
  4. Bayam dengan kankung                   : sama-sama bahan sayur berdaun
  5. Motor dengan mobil                        : sama-sama alat kendaraan

 Media Belajar Persamaan Antara Dua Benda

Bunda, media belajar yang dibutuhkan dapat berupa benda langsung, mengingat anak usia 3-4 tahun tergolong pada tahap pra-operasional konkret. Tapi, bisa juga Bunda gunakan media gambar, foto, video mengenai benda-benda yang akan dicari persamaanya.

Bahan & Media Belajar Anak

5. Perbedaan Antara Dua Hal dari Jenis yang Sama

Bahan dan media belajar pada anak usia 3-4 tahun yang kelima adalah perbedaan antara dua hal dari jenis yang sama. Bahan dan media belajar ini dimaksudkan agar anak dapat menjelaskan perbedaan antara dua hal dari jenis yang sama.

Berikut ini Bahan Belajar Perbedaan Antara Dua Hal dari Jenis yang Sama

Untuk Bahan belajar perbedaan antara dua hal dari jenis yang sama, misalnya:

  1. Buah-buahan   : perbedaan pisang dang rambutan
  2. Hewan              : perbedaan ayam dengan kucing
  3. Sayuran            : perbedaan bayam dengan wortel
  4. Biji-bijian          : perbedaan biji jagung dengan kedelai
  5. Masakan          : perbedaan bakso dengan soto
  6. Kendaraan       : perbedaan motor dengan mobil

Bunda, media belajar yang dibutuhkan dapat berupa benda langsung, mengingat anak usia 3-4 tahun tergolong pada tahap pra-operasional konkret. Tapi, bisa juga Bunda gunakan media gambar, foto, video mengenai benda-benda yang akan dicari perbedaannya.

Demikianlah pembahasan mengenai bahan dan media belajar yang tepat bagi anak usia 3-4 tahun. Ketahuliah Bunda, bahwa bahan dan media belajar yang tepat dapat mempercepat perkembangan kognitif anak.

Referensi: dari Berbagai Sumber.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *