Inilah 15 Cara Efektif Mengenalkan Alam pada Anak Balita

Inilah 15 Cara Efektif Mengenalkan Alam pada Anak Balita

kurdefrin.com – Mengenal alam merupakan salah satu ciri seorang anak balita yang memiliki kecerdasan Naturalis. Kecerdasan Naturalis (Naturalist Intelligence) adalah salah satu kecerdasan anak balita yang harus dikembangkan sehingga anak balita memiliki kamampuan kecerdasan naturalis yang maksimal.

Kecerdasan naturalis merupakan jenis kecerdasan yang menggambarkan anak balita suka bermain di alam dengan tumbuh-tumbuhan, hewan, benda-benda alam seperti air, tanah, pasir, batu, dll.

Anak akan senang diajak beraktivitas di luar rumah, seperti berkebun, menanam dan menyiram tanaman bunga, memetik sayuran, buah-buahan, dll.

Perlu diingat lagi bahwa Kecerdasan Naturalis secara umum merupakan kemampuan untuk mengenali dan mengelompokkan fitur tertentu di lingkungan fisik sekitarnya, seperti binatang, tumbuhan dan kondisi cuaca.

Anak cenderung suka kalau hujan tiba. anak malah minta keluar rumah untuk bermain hujan-hujanan sambil bernyanyi: “tik..tik bunyi hujan di atas genting…dst.”

Kecerdasan naturalis ialah kemampuan anak untuk mencintai lingkungan dan sesama makhluk hidup. Anak balita menyukai binatang. Misalnya, Anak cendrung bersahabat pada semut yang mendekatinya.

Biasanya Anak balita memiliki kepedulian terhadap lingkungan, dan suka dengan tanaman. Dan Anak suka merawat tanaman. begitu juga Anak balita yang memiliki Kecerdasan Naturalis lebih selaras dengan alam. Anak balita sering tertarik dalam memelihara dan mengeksplorasi lingkungan.

Anak balita juga tertarik dengan subjek seperti botani, biologi, dan zoologi. Selain itu, anak balita juga senang berkebun, berkemah, menjelajah alam bebas. Anak suka berjalan-jalan di pagi maupun sore hari.

Inilah 15 Cara Efektif Mengenalkan Alam pada Anak Balita

A. Ciri-Ciri Seorang Anak Balita Memiliki Kecerdasan Naturalis

Berdasarkan berbagai sumber, berikut ini dijelaskan ciri-ciri anak suka pada alam (naturalis). Anak yang memiliki kecerdasan naturalis mempunyai ciri-ciri  sebagai berikut.

Dengan mengenal berbagai ciri berikut ini, Bunda dapat mengembangkan kecerdasan natural anak secara tepat. Anak suka akan beberapa kegiatan berikut ini.

  1. Menjelajahi alam dan lingkungan dengan penuh ketertarikan dan antusiasme.
  2. Suka mengamati, mengenali, berinteraksi atau peduli dengan tanaman atau hewan.
  3. Mampu menggolongkan objek sesuai dengan karakteristik objek tersebut.
  4. Mampu mengenali pola di antara spesies atau kelas dari objek.
  5. Suka menggunakan peralatan seperti mikroskop, teleskop, dan komputer untuk mempelajari suatu organisme atau sistem.
  6. Senang mempelajari siklus kehidupan flora dan fauna.
  7. Ingin mengerti bagaimana sesuatu itu bekerja.
  8. Mempelajari taksonomi tanaman dan hewan.
  9. Tertarik untuk berkarier di bidang biologi, ekologi, kimia dan botani.
  10. Senang memelihara tanaman atau hewan.
  11. Mengetahui perubahan cuaca dan lingkungan alam.
  12. Mengelompokkan objek yang ada di dalam sesuai dengan cirinya masing-masing.
  13. Mengenal dan mengelompokkan berbagai makhluk hidup yang berbeda.
  14. Berpetualang di alam terbuka dan suka bertanya tentang alam.
  15. Peduli dengan keadaan lingkungan alam beserta isinya.
  16. Memahami fenomena yang terjadi dialam, seperti siklus kehidupan makhluk hidup.

Inilah 15 Cara Efektif Mengenalkan Alam pada Anak Balita

B. Cara Mengenalkan Alam pada Anak Balita

Bunda, Ada 15 cara mengenalkan alam pada anak balita berdasarkan berbagai sumber. Berikut ini penjelasannya. Simak, Yuuk.

1. Memelihara Tanaman di Rumah

Cara mengenalkan alam pada anak yang pertama adalah memelihara tanaman di dalam rumah. Memelihara tanaman tentu diawali dengan menanam lebih dahulu. Misalnya menanam tanaman jamur, tanaman kaktus atau tanamab bunga lainnya di dalam rumah, dll.

Anak balita diajak serta meletakkan dan menata Baglock jamur di rak-rak yang tersedia. Diminta menyiram secara rutin setiap pagi. Anak balita juga diajak menanam tanaman bunga di pot.

Anak balita diikutkan menyemprot tanaman jamur dan menyiram tanaman bunga dalam rumah secara rutin. Tentu saja kita ajak anak balita melakukan itu semua agar anak mampu mengenal alam. Pengenalan alam pada anak akan menumbuhkan rasa cinta pada tanaman tersebut.

2. Memelihara Hewan Kesayangan di Rumah

Cara mengenalkan alam pada anak yang kedua adalah memelihara hewan kesayangan di rumah. “Ayo kita beri makan kucing kita, Nak.” “Siapa yang mau memberi makan si Jalu ayam jago kita?” “Sepertinya Kucing kita Lapar, bagaimana caranya supaya kenyang?

Demikian alternatif kalimat yang kita gunakan saat anak mulai memperhatikan hewan peliharaan kita. Bentuk perhatian anak pada hewan peliharaannya adalah memberi makan, membersihkan tubuhnya, dll.

Bunda intinya ajaklah anak balita melakukan perawatan pada hewan kesayangannya agar anak lebih mengenal dan menyayangi hewan kesukaannya yang menjadi tanda bahwa anak suka pada alam dan seisinya.

Baca juga:

Inilah 14 Bahaya Gadget, Lindungi Anak, Kurangi atau Stop

Sepuluh Cara Mudah dan Efektif Mengatasi Anak Mengompol

Perkembangan Kecerdasan Bahasa pada Anak

Inilah 15 Cara Efektif Mengenalkan Alam pada Anak Balita

3. Outbond

Cara mengenalkan alam pada anak yang ketiga adalah outbond. Outbound merupakan kegiatan di luar ruangan yang menggunakan metode alam untuk beraktivitas fisik, dan permainan. Bunda bisa memanfaatkan layanan outbound yang cukup marak keberadaannya.

Bisa juga membuatnya sendiri seperti permainan menemukan ‘harta karun’ yang bersentuhan dengan alam. Bisa juga membuat permainan seperti anak pramuka yaitumencari jejak.

Beberapa contoh kegiatan outbond untuk anak balita adalah meniti, menyebrang jembatan gantung, meluncur, prosotan, mengelilingi bola bumi buatan, dll. Kegiatan outbound anak balita harus dilakukan bersama keluarga untuk mengurangi kecemasan pada anak balita

Dengan melakukan beberapa kegiatan outbond, Bunda atau orang tua bisa mengenalkan alam pada anak balita dan menikmati waktu bersama keluarga dengan cara menyenangkan.

4. Berjalan-jalan di Alam Terbuka

Cara mengenalkan alam pada anak yang keempat adalah berjalan-jalan bahkan menjelajah di alam terbuka. Seperti Niel Amstrong Apollo 11 – 1969, Sally Ride dengan misi STS-7 di tahun 1983 telah berjalan-jalan di Bulan. Mereka merupakan tokoh naturalis yang hebat bisa berjalan-jalan di bulan.

Baru-baru ini tahun 2019 seorang astronot wanita, Hazza Al Mansouri, astronot pertama Uni Emirat Arab yang melakukan perjalanan ke luar angkasa. Ia mengatakan,”Bumi itu (Bumi) berbentuk bulat, aku sudah melihatnya dengan mataku.”

Demikian perkataan Hazza sepulang dari luar angkasa. Anak perempuan naturalis pun bisa menjadi astronot. Tidak kalah dengan kaum pria.

Bunda, di hutan, gunung, laut, kebon binatang, di taman merupakan objek jalan-jalan di alam terbuka bagi anak balita. Barangkali kalau sudah dewasa kelak, anak balita kita bisa berjalan-jalan ke bulan.

Inilah 15 Cara Efektif Mengenalkan Alam pada Anak Balita

Pada saat jalan-jalan di alam terbuka, ajaklah anak balita berbincang ringan atau diskusi dengan mengenai apa yang ada dialam sekitar. Kita arahkan anak balita melihat tanaman, menyebutkan tanaman apa saja yang dilihat.

Hewan apa saja yang dilihat, bagaimana perilaku hewan, cara berjalan hewan, terbang, berenang, melompat, dll. Dengan begitu, anak balita akan lebih mengenal lingkungan alam dan seisinya dengan mudah.

5. Berenang dan Berendam di Sumber Air Hangat Alami

Cara mengenalkan alam pada anak yang kelima adalah berenang dan berendam. Berenang adalah menggerakkan badan melintas di air, mengapung, menyelam, dengan menggunakan kaki, tangan, dada, punggung, tubuh, dll.

Maksud Berendam adalah berada di dalam air. Berendam di sumber alam air hangat berarti berada di dalam sumber alam air hangat. Dan Berendam merupakan cara mengenalkan alam pada anak yang menyenangkan.

Bunda, kita ajak anak balita mengenal alam dengan berenang dan berendam di sumber air hangat. Saat berenang dan berendam, ajak anak diskusi mengenai air: air tawar, air hangat yang muncul dari alam. Dengan demikian, pengetahuan anak balita terhadap alam semakin bertambah.

6. Mengklasifikasi Makhluk Hidup

Cara mengenalkan alam pada anak yang keenam adalah mengklasifikasi mahluk hidup. Mengklasifikasi berarti menggolong-golongkan menurut jenisnya. Agar anak dapat mengklasifikasi makhluk hidup, kita dorong atau latih terlebih dahulu mengklasifikasi hal-hal yang mudah.

Misalnya mengklasifikasi biji-bijian. Sajikan satu wadah berisi beberapa macam biji: jagung, kacang, kedelai. Anak balita diminta menempatkan tiap jenis biji ke dalam tiga wadah yang disediakan. Masing-masing wadah digunakan untuk menempatkan satu jenis biji.

Selanjutnya, kita ajak anak untuk mengklasifikasi makhluk hidup yang lebih kompleks. Misalnya: hewan berkaki dua: ayam, itik, burung. Hewan berkaki empat: kambing, sapi, kuda.

Hewan yang terbang: kupu-kupu, capung, burung, dll. Dengan begitu, anak akan semakin mengenal makhluk hidup yyang beraneka ragam.

Inilah 15 Cara Efektif Mengenalkan Alam pada Anak Balita

7. Berkemah

Cara mengenalkan alam pada anak yang ketujuh adalah berkemah. Berkemah adalah membuat atau mendirikan kemah untuk bermalam. Berkemah adalah tinggal untuk sementara di suatu tempat tertentu untuk melaksanakan kegiatan tertentu.

Mengajak anak balita berkemah tidak perlu jauh-jauh. Pilih alam terbuka terdekat sejuk, dan indah. Misalnya di halaman rumah. Pilih tempat yang bersih dan aman dari serangga, dan hewan berbahaya.

Ada alternatif tempat berkemah yakni Bunda bisa pergi ke bumi perkemahan yang ramah anak balita. Libatkan anak balita mulai dari persiapan tenda, peralatan yang dibutuhkan, dan pemasangan tenda dll. Keterlibatan anak akan memberikan pengalaman berharga pada anak.

Baca juga:

Inilah Cara Efektif Melatih Anak Balita Berbicara

Cara Mengembangkan Jiwa Sosial pada Anak

Macam-Macam Kecerdasan pada Anak

Semua anggota keluarga dilibatkan, ya Bunda. Kita berbagi tugas. Berat ringannya tugas disesuaikan dengan kemampuan anak balita. Banyak manfaat yang didapat dari kegiatan berkemah.

Bagi orang tua, berkemah merupakan salah satu cara mengenalkan alam kepada anak balita agar kecerdasan naturalis anak dapat berkembang dengan baik.

Bagi anak balita, saat berkemah bisa mengenal alam lebih detail. Berkemah bisa membuat anak balita lebih menyukai alam. Selain itu, anak balita bisa belajar membangun tenda, membuat api unggun hingga bisa memandang bintang, dan bulan di malam hari.

Berkemah bagi anak balita sejak usia 2 tahun membuat mereka lebih menyukai alam, bisa tersenyum, tertawa dan menggunakan imajinasinya untuk mengisi waktu di alam terbuka (Camping with Style).

Inilah 15 Cara Efektif Mengenalkan Alam pada Anak Balita

8. Meneliti atau Mengamati

Cara mengenalkan alam pada anak yang kedelapan adalah meneliti atau mengamati. Anak balita diajak melakukan penelitian yang sangat sederhana. Objek penelitiannya bisa berupa tanaman, hewan, benda alam. Anak diminta melihat tanaman secara lebih detail.

Anak diajak mengamati tanaman mulai dari bawah ke atas; dari akar kalau tampak, batang, ranting, daun, bunga, dan buah. Pada saat diminta mencermati atau mengamati objek, kemudian anak balita diminta mengatakan apa saja yang diamati atau dilihatnya.

Kalau dia melihat akar ya ditanya, itu apa? Apa gunanya bagi tumbuhan? Kalau anak melihat batang, kita tanya apa namanya, apa kegunaannya? Apabila anak tidak bisa menjawab, kita harus menjelaskannya agar anak benar-benar paham.

Jangan terlalu sulit Bunda, gunakan saja bahasa sederhana yang mudah dipahami untuk mendorong anak menyampaikan hasil pengamatannya.

Bisa juga anak ditanya: tanaman apa? Berapa jumlah daunnya? Rantingnya? Bunga? Buah? dll. Binatang apa ini? Berapa jumlah kakinya? Matanya? Telinganya?

Warna bulunya? Hidung? Ekornya? Dan bentuknya? Dengan demikian, anak akan mengenal alam dengan cara meneliti atau mengamati.

9. Mempelajari Siklus Kehidupan Flora dan Fauna

Cara mengenalkan alam pada anak yang kesembilan adalah mempelajari siklus kehidupan flora dan fauna. Siklus kehidupan adalah perkembangan mulai dari kecil sampai dewasa. Siklus kehidupan sering disebut dengan daur hidup.

Pada definisi lain daur hidup adalah suatu proses atau tahapan-tahapan kehidupan atau daur makhluk hidup sejak lahir hingga menjadi dewasa. Siklus tumbuhan: mulai menyemai biji, tumbuh akar, batang, tumbuh daun, bunga dan buah. Kenalkan Moms daur hidup pada anak.

Inilah 15 Cara Efektif Mengenalkan Alam pada Anak Balita

Siklus fauna misalnya siklus ayam: telur, menetas, anak ayam, ayam. Cara ini memerlukan media untuk mempermudah anak memahami siklus kehidupan tumbuhan atau hewan. Misalnya kita gunakan puzzle daur hidup kupu-kupu yang terdiri atas 4 potong: telur, ulat, kepompong, kupu-kupu.

Bunda, dengan mengenalkan siklus kehidupan flora dan fauna, anak akan lebih mengenal alam. Selanjutnya, anak akan menghargai, merawat, melestarikan flora dan fauna yang ada di sekelilingnya. Kecerdasan naturalis anak pun akan berkembang dengan baik dan terarah.

10. Memelihara Ikan

Cara mengenalkan alam pada anak yang kesepuluh adalah memelihara ikan. Memelihara ikan secara sederhana dapat dilakukan anak. Ikan hias berwarna-warni dipelihara di stoples transparan kalau sudah besar bisa dilanjut memelihara ikan di kolam atau embung.

Pertama, ajari anak menabur bibit ikan yang masih kecil di stoples, di kolam kecil-kecilan di serambi rumah, atau di akuarium, dll. Selanjutnya, anak diajak memberi makan ikan setiap hari. Anak akan melihat ikannya semakin besar karena diberi makan.

Hal ini akan menjadi kebiasaan apabila dilakukan terus-menerus. Kebiasaan lama kelamaan akan mengubah anak untuk menjadi senang dan mengenal ikan secara lebih baik. Memelihara ikan merupakan cara mengenalkan alam pada anak sekaligus mengajari anak berwira usaha.

11. Berkebun

Cara mengenalkan alam pada anak yang kesebelas adalah berkebun. Berkebun adalah tanam-menanam di kebun. Berkebun merupakan cara mengenalkan alam pada anak balita yang mudah dan sederhana.

Anak diberi alat pertanian yang paling ringan. Setelah persiapan pakaian, topi, dan sepatu buat berkebun. Kita ajak anak pergi ke kebun.

Bunda bisa berkebun bersama anak balita di halaman rumah. Menanam tanaman menggunakan media polybag atau pot. Jenis tanaman bisa berupa tanaman sayur jangka pendek: bayam, kangkung, wortel, tomat, lombok, dll.

Berkebun menawarkan begitu banyak peluang yang menyenangkan dan menarik bagi anak balita. Berkebun membuat keajaiban agar anak balita tetap aktif. Bahkan berkebun mengajarkan mereka pelajaran yang tak ternilai.

Inilah 15 Cara Efektif Mengenalkan Alam pada Anak Balita

Selain itu, berkebun membantu anak balita belajar secara lebih luas seperti mengenal musim, cuaca, siklus hidup maupun berbagai serangga yang mereka temukan dalam mengembangkan keterampilannya. Berkebun merupakan cara mengenalkan alam pada anak yang sangat menyenangkan.

12. Hiking

Cara mengenalkan alam pada anak yang kedua belas adalah hiking. Hiking adalah Cara orangtua mengenalkan alam pada anak balita yang menyenangkan. Kita bisa mengajak mereka pergi hiking bersama untuk lebih dekat dengan alam.

Pada periode golden age, anak balita seharusnya dapat menikmati berbagai keindahan alam. Bahkan aktivitas Hiking ini dapat menumbuhkan karakter positif, mengajarkan kesabaran pada anak balita.

Hiking merupakan cara yang bagus untuk anak balita memulai kontak dengan alam, flora dan fauna. Hiking dapat membawa anak balita lebih dekat dengan alam. Maka, kecerdasan naturalis anak pun akan berkembang dengan kegiatan hiking.

Baca juga:

Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini

Menstimulasi Keterampilan Motorik Balita

Cara Melatih Jiwa Kepemimpinan pada Anak

13. Mengikuti Sekolah Alam

Cara mengenalkan alam pada anak yang ketiga belas adalah mengikuti sekolah alam. Sekolah alam adalah alternatif pendidikan yang memanfaatkan alam terbuka sebagai media pembelajaran utama bagi anak balita.

Anak balita dapat merasakan pengalaman menyenangkan. Selain itu, anak akan mendapatkan ilmu kealaman yang berguna untuk masa depannya.

Biasanya ciri khas sekolah alam adalah anak balita lebih banyak belajar di alam terbuka dan tidak terbatas pada metode pembelajaran kelas yang membuat mereka berada di dalam ruangan. Anak belajar di kolam ikan, di kebun, bahkan di sawah untuk belajar menanam padi.

Inilah 15 Cara Efektif Mengenalkan Alam pada Anak Balita

Belajar di sekolah alam dapat berupa belajar menanam, merawat, memetik tanaman, dll. Bisa juga anak belajar menabur bibit ikan, memberi makan ikan, memanen ikan, dll. Anak balita juga akan senang diajak belajar memberi makan kuda, naik kuda, dll.

Anak balita yang bersekolah berbasis di alam terbuka akan memiliki pemahaman yang jauh lebih mendalam tentang alam dan sekitarnya. Selain itu, anak balita akan semakin sehat karena banyak aktivitas fisik. Anak akan lebih konsentrasi, dan fungsi motorik yang lebih baik.

14. Gunakan Tanaman atau Hewan sebagai Media Bermain

Cara mengenalkan alam pada anak yang keempat belas adalah menggunakan tanaman atau hewan sebagai media bermain. Saat bermain di dalam rumah, Bunda membawa tanaman ke hadapan anak balita.

Anak balita ditanya seputar tanaman tersebut. Bisa juga dengan bermain tebak-tebakan atau bermain sulap. Isi tebakan berupa bagian-bagian tanaman yang dibawa.

Misalnya: Coba tebak tanaman apa ini? Menunjuk pada tanaman yang ditutupi kain. Berapa jumlah daunnya? Rantingnya? Jika benar jawabannya, berilah anak balita penghargaan. Tepuk tangan, pujian, dll. Mudah kan Bunda?

Contoh lain adalah anak diminta mencium aroma empon-empon untuk melatih ketajaman penciumannya. Di tangan Bunda menggenggam kencur. Anak diminta mencium aromanya. Lalu diminta menjawab, aroma tanaman apa yang ada di dalam genggaman Bunda,dll.

Bunda juga boleh menggunakan hewan sebagai media bermain. Anak balita ditanya bagaimana suaranya, apa makanannya, cara berjalan, bersuara, dll. Bermain dengan media tanaman atau hewan dapat mengenalkan anak pada alam.

Inilah 15 Cara Efektif Mengenalkan Alam pada Anak Balita

15. Melihat ke Luar Lewat Jendela

Cara mengenalkan alam pada anak yang kelima belas adalah melihat ke luar lewat jendela. Pertama, bukalah jendela rumah kita.  Anak balita diminta melihat ke arah luar, melihat tanaman, atau hewan dari jendela.

Anak balita diminta menyebutkan nama-nama tanaman dan hewan apa saja yang dilihatnya. Lalu diminta menyebutkan bagian-bagian tanaman dan hewan, cara merawatnya?  Melihat ke luar lewat jendela pun merupakan salah satu cara mengenalkan anak pada alam yang sederhana, murah, dan mudah dilakukan.

Itulah, Moms, 15 cara efektif mengenalkan alam pada anak balita. Sebaiknya selalu bawa anak balita untuk bereksplorasi di alam terbuka agar kecerdasan naturalis mereka berkembang dengan optimal. Selamat mengenalkan alam pada anak balita, ya, Bunda.

Referensi: dari Berbagai Sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *