Sepuluh Cara Mudah dan Efektif Mengatasi Anak Mengompol

kurdefrin.com Negosiasi pembelian rumah hampir deal. Negosiasi dilakukan via sms dan telepon cukup efektif di tengah kesibukan bekerja sehari-hari.

Alamat rumah, nama jalan dan nomor berapa rumah itu sudah ada gambaran dalam benak. Luas  tanah, ukuran rumah, PBB, listrik, PAM, telepon rumah dan faslitasnya juga sudah kami kantongin.

Rumah menghadap kemana juga sudah terbaca dengan jelas. Lingkungan rumah, fasilitas umum di sekitar rumah pun sudah tergambar.

Hari ini kopi darat dengan pemilik rumah. Nego harga yang utama di dalam kopi darat tersebut. Di samping membuktikan gambaran-gambaran rumah yang sudah diketahui via komunikasi telepon atau HP.

Begitu pintu rumah terbuka, bak sreeeeng aroma ompol. Di kursi tamu aroma ompol, kami duduk sebentar. Lantas, kami telusur dari ruang ke ruang dalam rumah tersebut. Tidak kami temukan aroma lain, kecuali aroma ompol.

Aroma ompol ini pun, kami hirup di lantai 2 rumah yang akan kami beli. Aroma ompol membara dari ruang ke ruang, dari lantai 1 ke lantai 2. Di seluruh bagian rumah, aroma ompol-lah yang terhirup.

Lantas? Kami putuskan akan berembug dengan semua keluarga untuk membuat keputusan membeli atau tidak membeli rumah itu. Itu bahasa negosiasi dalam komunikasi. Di dalam hati sih, enggak banget. Kami tidak akan beli rumah tersebut karena bau ompol.

Mengapa ada rumah beraroma ompol? Apakah kedua orang tua tersebut belum mampu mengatasi anaknya mengompol di mana-mana di seluruh ruang rumah?

Sudah tahu tapi tak mampu ataukah memang benar-benar belum tahu bagaimana mengatasi anak yang mengompol. Kalau belum tahu, ikuti yuk Cara Mudah dan efektif Mengatasi Anak Ngompol!

Cara Mengatasi Anak Mengompol

Ada sepuluh cara yang dapat Bunda terapkan dalam mengatasi anak mengompol. Kesepuluh cara tersebut dijelaskan berikut ini.

1. Tidak Memberikan Minum Berlebih

Cara pertama mengatasi anak mengompol adalah tidak memberikan minuman berlebih terutama pada malam hari menjelang tidur. Jika minum anak berlebihan, anak akan kesulitan menahan air seni. Maka, terjadilah anak ngompol.

 Sepuluh Cara Mudah dan Efektif Mengatasi Anak Mengompol

Anak-anak cenderung masih belum bisa mengontrol hasrat ingin buang air kecil jika kantung kemih sudah penuh. Untuk itu, cobalah untuk mengurangi konsumsi cairan pada malam hari. Apabila sudah terbiasa minum banyak susu menjelang tidur, ajaklah anak buang air kecil terlebih dahulu sebelum tidur.

Baca juga:

15 Penyebab Mimisan pada Anak dan Cara Mengatasinya

Perkembangan Kecerdasan Bahasa Anak

Cara Mengatasi Demam pada Anak

Cara Melatih Berbicara pada Anak

2. Biasakan Buang Air Sebelum Tidur

Apabila konsumsi cairan pada anak sangat banyak, usahakanlah untuk membiasakan sang anak buang air kecil sebelum tidur. Ini merupakan salah satu cara mengatasi anak mengompol yang mudah dan efektif.

Meskipun terkadang masih ada beberapa anak yang mengompol, tetapi frekuensi mengompol yang dialami oleh anak akan semakin berkurang.
Usahakan untuk membuat jarak antara waktu tidur anak dengan konsumsi cairan di malam hari.

Usahakan untuk memberikan minuman baik itu air putih ataupun susu setidaknya 20-30 menit sebelum anak terlelap tidur.

Setelah 30 menit, ajaklah anak untuk buang air kecil di kamar mandi.

3. Buat Jadwal Rutin ke Kamar Mandi

Cara mudah dan efektif mengatasi anak mengompol selanjutnya adalah dengan membuat jadwal rutin ke kamar mandi bagi anak. Tidak hanya jadwal rutin mengunjungi kamar mandi, tetapi jadwal rutin pemberian cairan baik itu air putih, jus, maupun susu.

Misalnya, jika anak sudah terlalu banyak mengonsumsi cairan pada pagi dan sore hari maka pada malam hari, bisa mengurangi jumlah konsumsi cairannya.

Ajaklah anak ke toilet sesering mungkin. Biasakan pergi ke kamar mandi secara teratur pada siang hari serta malam hari sebelum tidur. Untuk melihat hasilnya, Bunda bisa menulis atau mencatatnya pada jurnal harian dan lihat hasil yang didapat.

4. Atasi Sembelit Anak dengan Segera

Sembelit sangat berkaitan dengan mengompol. Apabila anak mempunyai masalah dalam mengompol, anak juga mempunyai masalah dalam Buang Air Besar (BAB).

Anak cenderung sembelit. BAB keras karena tidak rutin. Saat BAB anak berusaha keras mengeluarkan Feses dengan mengejan berkali-kali.

Anak sering buang air kecil merupakan salah satu tanda adanya sembelit di tubuh anak.
Pada dasarnya letak dari rectum atau anus berada tepat di belakang kantung kemih.  Posisi yang saling berdekatan inilah yang mampu mempengaruhi siklus serta kadar urine pada beberapa anak.

 Sepuluh Cara Mudah dan Efektif Mengatasi Anak Mengompol

Akan lebih baik jika memperhatikan juga siklus buang air besar anak di setiap harinya. Apabila dirasa siklus sang anak tidak lancar dan terindikasi terkena sembelit, segeralah berkonsultas ke dokter anak.

5. Beri Anak Penghargaan

Jika anak malas untuk ke kamar mandi, Bunda perlu memikirkan cara yang jitu. Salah satu caranya adalah dengan memebrikan penghargaan kepada anak setelah anak berhasil membuang air kecil di kamar mandi.

Penghargaan dapat berupa tepuk tangan, acungan jempol, ciuman paing hangat, ucapan terima kasih, ucapan pujian, pelukan, atau hadiah berupa tempelan bintang di bajunya, dll.

Hal ini dapat mendorong anak lebih bersemangat untuk membuang air kecil di kamar mandi. Tentu saja, bisa mengurangi anak dan bahkan menghilangkan kebiasaannya mengompol.

6. Periksakanlah Anak ke Dokter

Agar mengetahui jawaban medis secara akurat, alangkah baiknya Bunda memeriksakan anak ke dokter. Hal ini dapat dilakukan, apabila anak sudah semakin besar masih saja mengompol. Mengompolnya sangat tidak wajar.

Bunda, mengompol merupakan indikator adanya penyakit yang diderita seorang anak. Maaf, barangkali anak kita menderita penyakit diabetes. Bukan tidak mungkin walaupun masih anak-anak. Masalahnya, penyakit diabetes itu merupakan penyakit turunan.

Selain kita perlu curiga akan adanya diabetes pada anak kita, Bunda juga perlu berpikir barangkali anak menderita masalah dengan kandung kemihnya.

Baca juga:

Bagaimanakah Mengatasi Sembelit pada Si Kecil?

Cara Mengembangkan Jiwa Sosial Anak

Macam-Macam Kecerdasan Anak

Dengan memeriksakan anak ke dokter, kita menjadi lebih tenang karena mendapat jawaban apa sebenarnya mengenai penyebab anak mengompol tidak berhenti-henti. Padahal anak sudah besar.

7. Perhatikan Asupan Cairan Anak

Perhatikan  cairan apa saja yang masuk ke dalam perut Anak, terutama sebelum anak tidur. Mungkin anak makan sayur berkuah relatif banyak kuah yang masuk.

Sepuluh Cara Mudah dan Efektif Mengatasi Anak Mengompol

Bisa juga anak minum susu, air putih, es krim cukup banyak sebelum anak tidur. Bahkan anak konsumsi buahatau jus yang banyak mengandung air seperti papaya, semangka, melon yang juga cukup banyak dikonsumsi anak sebelum tidur.

Sementara itu, anak-anak memang sudah minum antara 6-8 gelas cairan sehari. Ini tentu sudah cukup untuk kebutuhan cairan anak hari itu.

Ketika anak hendak tidur dalam durasi waktu satu jam, alangkah baiknya anak tidak minum. Hal ini akan membantu mengatasi anak mengompol.

Ada baiknya, anak tidak kita beri minuman jus jeruk karena merangsang kandung kemis bekerja secara lebih aktif. Minuman yang mengandung soda juga mempunya karakter yang sama dengan minuman jus jeruk.

Jadi, alangkah baiknya jika Bunda menghindarkan anak dari minuman jus jeruk dan minuman bersoda sebelum tidur.

8.Konsumsi  Walnut , Kismis, Madu, dan Pisang

a. Walnut Kismis

Bunda, kita persiapkan camilan walnut dan kismis. Berikan camilan tersebut kepada anak sebelum tidur. Mengkonsumsi camilan ini sungguh membantu anak berhenti mengompol.

b. Madu

Selain itu, dapat juga Bunda mengeluarkan persediaan madu dari kulkas. Madu sangat terkenal dengan segudang manfaat. Dan manfaat tersebut sudah tidak diragukan lagi. Semua orang sudah meyakini manfaat madu bagi kesehatan manusia.

Madu banyak disukai anak. Rasanya manis, lezat, apalagi kalau madu dikolaborasikan dengan makan lain. Madu makin disukai anak-anak.

Baca juga:

Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini

Menstimulasi Keterampilan Motorik Balita

Cara Melatih Jiwa Kepemimpinan pada Anak

Madu bersifat higroskopis. Higrokipis artinya dapat menyerap dan menahan kelembaban. Begitu juga dapat menyerap dan menahan cairan yang cukup efektif.

Madu dapat bekerja dengan cara menahan urine ketika kandung kemih penuh saat anak tidur di malam hari.

c. Pisang

Pisang merupakan salah buah dari surga. Hampir semua anak mengenalnya. Anak juga banyak yang menyukai buah pisang. Rasanya manis tetapi tidak terlalu manis. Nikmat rasanya ketika kita makan buah pisang.

Di samping membuat nikmat, makan buah pisang ternyata berfungsi sebagai obat bagi yang memiliki masalah dengan pencernaan. Pisang membantu BAB menjadi lancar.

Selain mengobati masalah pencernaan, pisang juga bisa mengatasi masalah anak mengompol. Pisang bisa mengendalikan dorongan atau hasrat untuk buang air kecil pada anak. Karena itu, Bunda kita tidak boleh lupa untuk memberikan pisang kepada anak setiap hari.

9. Pijatan dan gerak menguatkan otot perut bagian bawah.

Bunda, selain beberapa cara mudah dan efektif mengatasi anak mengompol yang sudah disajikan di awal, mengompol juga dapat diatasi dengan pemijatan. Lakukan sebelum anak tidur.

Caranya adalah ambil sedikit minyak zaitun sebagai penghangat, dan oleskan di perut anak. Lakukan pijatan dengan ekstra hati-hati dan pelan-pelan di perut anak bagian bawah. Pijatlah selama beberapa menit agar otot-otot pada saluran kemih menjadi lebih kuat.

Selain pijatan, dapat juga kita gerakkan kedua kaki anak. Caranya adalah posisikan anak tidur terlentang. Luruskan kedua kaki anak. Angkat kedua kaki secara bersama-sama ke atas sekitar 45 derajat lalu turunkan kedua kaki anak tetapi tidak sampai menempel di kasur.

Kemudian naikkan lagi kedua kaki anak seperti tadi dan turunkan lagi. Lakukan sebanyak tiga kali naik turun. Gerakkan terakhir, tekuk kedua kaki anak di atas perutnya beberapa menit.  Gerakan ini dapat menguatkan otot perut bagian bawah.

Pijatan dan gerakkan menguatkan otot perut anak bagian bawah sehingga anak mampu menahan pipis pada saat tidur.

10. Minum Obat

Bunda, apabila ke sembilan cara sudah dilakukan tetapi anak masih saja mengompol, berilah dia minum obat. Tentu saja, obat yang diresepkan dokter. Bukan obat sembarang obat yang dibeli bebas di pasaran.

Kemungkinan dokter akan memberi obat hormon vasopressin. Obat ini berfungsi mengurangi urine dalam batas normal. Obat ini tentunya diminum saat akan tidur malam. Saat anak itu, obat ini akan bekerja.

Tanda hormon ini tidak bekerja, adalah anak tetap mengompol walaupun sudah minum obat sebelum tidur. Bunda, bagaimana tindakan kita selanjutnya apabila menemui kondisi semacam ini?

Kita dapat menggunakan kemungkinan obat dari dokter yang kedua.  Kemungkinan dokter akan memberi kita Obat Demospressin. Obat ini berfungsi mengurangi jumlah urine yang dihasilkan oleh ginjal.

Sepuluh Cara Mudah dan Efektif Mengatasi Anak Mengompol

Tentu saja Bunda harus selalu berkonsultasi dengan dokter ketika akan menggunakan obat ini. Inget ya Bunda, ketika kita memiliki anak terutama anak masih balita, anak masih usia sampai dengan 10 tahun, bahkan lebih dari usia itu jadikanlah dokter sebagai sahabat keluarga.

Bunda itulah sepuluh cara mudah dan efektif untuk mengatasi anak mengompol. Selamat mencoba ya, Bun jika anak masih sering ngompol, semoga berhasil. Aamiin.

Referensi : dari berbagai sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *