Tegakkan 6 Kedisiplinan Anak pada Bulan Ramadhan: Berdonasi

Tegakkan 6 Kedisiplinan Anak pada Bulan Ramadhan: Berdonasi

kurdefrin.com – Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh barokah. Bulan Ramadhan dapat dimanfaatkan Moms untuk meningkatkan kedisiplinan pada anak.

Bulan Ramadhan kita jadikan momen yang tepat untuk meningkatkan kedisiplinan anak. Pada artikel ini akan dibahas kedisiplinan yang dapat ditingkatkan pada bulan Ramadhan. Simak Yuuk, Moms.

Disiplin itu merupakan pengajaran yang menyangkut bagaimana menjadikan anak-anak menjadi lebih baik. Kedisiplinan yang paling dasar adalah membentuk karakter anak agar menjadi lebih baik.

Puasa jadi lebih baik, shalat juga menjadi baik.  Tidur, mandi, dan lain-lain pun akan menjadi baik termasuk ibadah yang lain dapat ditingkatkan supaya jadi lebih baik.

1. Kedisiplinan Shalat

 

Penegakkan kedisiplinan anak pada bulan Ramadhan yang pertama adalah kedisiplinan shalat. Moms, perintah shalat hendaknya ditanamkan ke dalam hati dan jiwa anak-anak dengan pendidikan yang cermat dan dilakukan sejak kecil.

Masih ingatkah Moms, hadits Nabi Muhammad tentang shalat? “Perintahkan anak-anakmu mengerjakan shalat di waktu usia mereka meningkat tujuh tahun, dan pukullah (kalau enggan melakukan shalat) di waktu mereka meningkat usia 10 tahun (HR. abu Dawud).

Ini aturan agama, Moms, bahwa anak harus shalat pada usia 7 tahun.  Aturan ini harus dipatuhi dan disiplinkan anak dalam menjalankan shalat.  Jadi tidak salah jika Moms mengajarkan shalat pada anak sedini mungkin.

Aturan shalat yang lain adalah mengenai syarat sahnya sholat, antara lain: harus suci dari hadas kecil dan besar. Selain itu, shalat harus suci seluruh anggota badan, pakaian, dan tempat dari najis.

Syarat shalat lainnya adalah harus menutup aurat. Selain itu harus masuk waktu yang telah ditentukan untuk masing-masing waktu shalat, dan menghadap kiblat

Nah, Moms, tugas kita untuk mendisiplinkan anak mengenai cara bersuci, cara menutup aurat baik bagi laki-laki maupun perempuan, shalat harus tepat waktu, harus menghadap kiblat, dll. Jika tidak disiplin dalam memenuhi syarat sahnya shalat sejak kecil, jika besar akan semakin sulit untuk mendisiplinkan shalat.

Selanjutnya, bab shalat ini masih ada aturannya dan harus dipatuhi dengan disiplin yang tinggi. Apa ya Moms? Itu lho Moms yang berkaitan dengan rukun shalat. Ada niat, takbiratul ihram, berdiri tegak bagi sehat, membaca surat al-fatihah pada tiap rakaat.

Ruku, I’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud, duduk tasyahud akhir, membaca tasyahud akhir, membaca salam, dan tertib. Semua rukun shalat harus menjadi kewajiban untuk dilaksanakan dengan tertib dan disiplin.

2. Kedisiplinan Berpuasa

Penegakkan kedisiplinan anak pada bulan Ramadhan yang kedua adalah kedisiplinan berpuasa. Moms, pada bulan yang penuh ampunan ini disarankan untuk mengajari anak-anak tentang puasa, meliputi pengertian, tata cara berpuasa, syarat, rukun, dasar hukum, hal yang membatalkan puasa, keutamaan puasa, dll.

Secara bertahap, anak diberi pengertian-pengertian tersebut. Puasa dengan kedisiplinan mempunyai hubungan yang cukup erat, lho Moms. Karena, di dalam berpuasa mempunyai aturan-aturan yang harus dipatuhi.

Tata tertib berpuasa itu terdiri atas: tata tertib makan sahur, berbuka puasa, sikap dan tindakan dalam satu hari selama puasa , dll. Ibadah puasa yang mempunyai nilai-nilai kedisiplinan itu wajib dipatuhi.

Ibadah ini harus dijalankan pada bulan Ramadhan setiap tahun. lamanya ada yang 28, 29, bahkan 30 hari. Waktu berpuasa dilakukan pada siang hari mulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.

Pada malam harinya, disunahkan shalat tarawih. Dan sholat tarawih hanya dilaksanakan pada malam hari. Tidak boleh dilakukan pada siang hari.

Pada saat berpuasa, anak harus disiplin menjaga diri dari makan dan minum. Anak juga harus menjaga perilaku dengan akhlak yang baik. Anak juga harus disiplin dalam menjaga hati agar selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ibadah puasa dapat digunakan sebagai ajang melatih disiplin pada anak-anak. Karena, bulan Ramadhan memiliki tata cara yang wajib dipatuhi. Mematuhi tata cara berpuasa harus dengan kedisiplinan.

Dengan kedisiplinan menjalankan tata cara berpuasa, kualitas puasa yang dijalankan anak akan baik sehingga mendapat pahala yang baik pula dari Allah SWT. Umat muslim cenderung disiplin pada saat berbuka puasa.

Mereka berbuka puasa tepat waktu dan tidak pernah terlambat. Bahkan beberapa jam sebelum waktu berbuka tiba, Moms mengajak serta anak-anak sudah mulai menyiapkan hidangan berbagai macam untuk disantap bersama keluarga pada saat berbuka.

Moms berusaha agar berbukapuasa tidak terlambat karena masakan belum siap. Ini bentuk kedisiplinan yang dirasa lebih meningkat pada bulan Ramadhan.

3. Kedisiplinan Kegiatan Sosial

Penegakkan kedisiplinan anak pada bulan Ramadhan yang ketiga adalah kedisiplinan dalam kegiatan sosial.  Ada ide bagus nih Moms. Ini tantangan bagi kedisiplinan jiwa sosial anak. Saat ini kan sedang pandemi Covid-19, anak-anak belajar di rumah.

Uang saku mereka mungkin ada yang setop ada juga yang terus diberi uang saku. Bagaimana kalau uang saku anak-anak dialihkan untuk donasi Ramadhan bagi anak-anak yatim, yatim piatu atau piatu yang ada di wilayah satu RT.

Ajari anak Moms untuk menyampaikan ide tersebut kepada teman-temannya. Ide ini cukup disampaikan pada semua keluarga dalam satu RT saja, kita gunakan dalam lingkup kecil saja.

Setiap rumah diminta memberi donasi minimal Rp1000, 00 atau berapa dalam sehari. Lebih dari itu akan lebih baik.  Bergantung pada kesepakatan anak-anak. Hem, dari pada mereka bermain berlarian ke sana kemari, ini kegiatan kedisiplinan yang bermanfaat.

Uang donasi diletakkan di dalam kantong di depan rumah. Anak-anak secara bergiliran mengambil uang tersebut dari rumah ke rumah.  Petugas pengambil uang dibatasi hanya dua anak dalam sehari agar tidak menimbulkan kerumunan.

Dibuat jadwal pengambilan donasi lebih bagus agar anak-anak terbiasa bekerja lebih teratur. Kegiatan dimulai pada hari pertama puasa. Uang donasi akan diambil setiap hari setelah shalat duhur. Uang yang diambil kemudian dihitung jumlahnya.

Jika dalam 1 RT ada 35 rumah, minimal satu kali tarikan terkumpul Rp35.000,00. Jumlah itu bisa lebih, mungkin karena ada keluarga atau teman yang mengisi kantong donasinya lebih dari Rp1000,00. Uang tersebut kemudian disimpan di rumah seorang anak yang ditunjuk sebagai bendahara.

Demikian Moms, hari demi hari anak Moms mempunyai kegiatan yang positif. Disamping melatih kedisiplinan, anak juga mampu meningkatkan empatinya untuk kepentingan teman lain yang membutuhkan. Tegakkan 6 Kedisiplinan Anak pada Bulan Ramadhan: Berdonasi

Ketika Anak diminta berlatih mengelola uang donasi pada bulan Ramadhan, ia akan belajar bertanggung jawab juga Moms. Kalau kegiatan donasi dibatasi hanya 25 hari saja dalam bulan Ramadhan, uang akan terkumpul minimal 25xRp35.000,00= Rp875.000.

Uang tersebut akan diberikan kepada anak yatim, yatim piatu, atau piatu saja yang ada di wilayah RT. Kalau ada 5 anakmisalnya, jadi tiap anak menerima Rp200.000,00. Kekurangan dana bisa dikomunikasikan pada teman lain barangkali bisa menambah agar genap menjadi Rp.1.000.000,00.

Nah, akhirnya anak Moms sudah mulai tertantang untuk mencari solusi cara menutup kekurangan keuangan agar bisa memberi donasi Ramadhan Rp200.000,00 tiap anak. Ide kreatifnya akan muncul karena ada tantangan.

Baca Juga:

8 Tips Melatih Anak Berpuasa Ramadhan: Coba Selang-Seling

4. Kedisiplinan Dalam Setiap Kegiatan Puasa

Penegakkan kedisiplinan anak pada bulan Ramadhan yang keempat adalah kedisiplinan dalam setiap kegiatan puasa.  Agar kedisiplinan anak meningkat, libatkan ia untuk mengikuti berbagai kegiatan yang berhubungan dengan puasa.

Misalnya: anak diajak menyiapkan makanan buat berbuka puasa, dan juga buat sahur. Anak juga bisa diajak membersihkan musola atau Masjid sebelum puasa untuk kegiatan tarawih.

Anak juga bisa dilibatkan shalat tarawih di musola atau masjid. Bisa juga anak diajak menerima dan membayar zakat menjelang hari Raya Idul Fitri, dll.

5. Kedisiplinan Waktu

Penegakkan kedisiplinan anak pada bulan Ramadhan yang kelima adalah kedisiplinan waktu. Moms, kedisiplinan yang bisa ditingkatkan lainnya adalah kedisiplinan memanfaatkan waktu. Kegiatan ibadah puasa tidak pernah berubah.

Puasa mesti dilakukan pada bulan Ramadhan. Waktu puasa dimulai terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari. Ketentuan seperti itu harus dipatuhi dengan disiplin.

Kita tidak boleh berpuasa wajib pada bulan selain Ramadhan. Kita tidak boleh berbuka puasa sebelum waktunya pada pukul 17.00, misalnya. Kita juga tidak bisa makan sahur setelah shalat subuh.  Kalau kita melakukan semua itu di luar ketentuan, namanya kita tidak disiplin waktu.

6. Kedisiplinan Belajar

Penegakkan kedisiplinan anak pada bulan Ramadhan yang keenam adalah disiplin belajar. Untuk saat ini, seluruh pelajar dari tingkat PAUD hingga jenjang SMA diberlakukan sistem belajar Online, atau belajar melalui media TVRI.

Belajar dimulai tanggal 13 April 2020. Yang diselenggarakan Kemdikbud bekerja sama dengan TVRI, nama kegiatannya adalah belajar bareng TVRI. Jadwalnya sebagai berikut.

NOWAKTUJENJANG
108.00-08.30PAUD
208.30-09.00SD KELAS 1-3
310.00-10.30SD KELAS 4-6
410.30-11.00SMP
514.00-14.30SMA
614.30-15.00PARENTING

Tegakkan 6 Kedisiplinan Anak pada Bulan Ramadhan: Berdonasi

Moms, apa artinya jadwal belajar tersebut? Walaupun dalam masa pandemi, anak sekolah harus tetap disiplin belajar. Anak belajar disesuaikan dengan jadal yang tersedia.

Anak Moms yang masih PAUD harus belajar melalui TVRI pada pukul 08.00-08.30. Anak harus tepat waktu kalau mau belajar melalui TVRI. Nah, jadwal belajar inilah yang merupakan alat untuk mendisiplinkan anak.

Manfaat menegakkan kedisiplinan anak pada bulan Ramadhan

  • Kualitas dan kuantitas shalat anak meningkat. Selain menjalankan shalat wajib, anak juga mendapat pengalaman shalat sunnah yaitu shalat tarawih bersama di musola atau masjid. Dengan meningkatnya kualitas dan kuantitas shalatnya, diharapkan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anak kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Ingat Moms, pendidikan karakter itu lebih mudah diajarkan melalui pendekatan agama. Anak yang religius cenderung mempunyai sikap dan kepribadian yang bagus. Oleh karena itu, bulan Ramadhan hendaknya kita jadikan momentum untuk mendisiplinkan anak dalam hal shalat agar mereka memiliki pengetahuan, sikap, perbuatan yang didasari hukum agama.
  • Manfaat lain dari mendisiplinkan anak pada bulan Ramadhan adalah terlatihnya anak untuk melaksanakan rukun Islam yang ketiga yaitu puasa. Anak akan mendapat pengalaman merasakan lapar dan haus sebagaimana orang-orang yang tidak beruntung yang selalu kesulitan untuk mendapat makanan dan minuman. Dengan begitu, anak akan menghargai makanan dengan tidak membuang-buangnya. Anak juga akan menghargai orang lain yang kehidupannya tidak beruntung.
  • Manfaat yang lainnya lagi dari mendisiplinkan anak pada bulan Ramadhan adalah tertanamnya pola pikir yang aktual dan kreatif. Anak mendapat pengalaman pada saat mengumpulkan jimpitan, menghitung dana jimpitan, mendata anak yang berhak menerima donasi, bahkan mencari solusi bagaimana agar bisa memberi lebih dari dana yang terbatas.

Dalam hal ini anak sudah mampu berpikir kritis. Ini merupakan pengalaman berharga bagi seorang anak. Jiwa sosial anak meningkat dengan memberikan donasi, sedekah, bantuan pada yang membutuhkan pada saat bulan Ramadhan.

 Baca Juga:

7 Tips Jitu Membangunkan Anak Makan Sahur: Membuat Rekaman Video

  • Moms, secara umum melatih kedisiplinan pada bulan Ramadhan banyak sisi positifnya. Karena bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh magfiroh sehingga manfaat mendisiplinkan anak pada bulan Ramadhan bisa jauh terasa untuk masa depan anak. Misalnya:
  • Kesempatan berhasil terbuka lebar

Bagi anak yang terbiasa disiplin akan memiliki peluang yang lebih baik daripada anak yang tidak disiplin. Anak disiplin cenderung lebih cerdas disbanding lainnya. Di sekolah, anak disiplin cenderung mendapat nilai yang baik.

Ini buah kedisiplinan dalam belajar. Anak disiplin, cerdas, dan terbiasa dengan yang baik-baik akan menjadi sukses dalam hidupnya.

  • Melindungi anak dari bahaya fisik dan moral

Seorang anak tanpa disiplin akan bebas melakukan apa pun yang dia inginkan. Dengan disiplin dan control, Moms dapat memastikan anak-anak tidak melakukan perbuatan yang tidak diinginkan atau perbuatan yang terlarang agama.

  • Merasa dicintai dan aman

Moms, penerapan disiplin baik dalam bulan Ramadhan maupun bukan bulan Ramadhan sebenarnya merupakan wujud tanda kasih sayang orang tua kepada anak.

Orang tua yang aktif mendisiplinkan anaknya dalam segala hal justru orang tua yang mencintai anaknya agar anaknya merasa aman, nyaman, dan terlindungi di bawah naungan orang tua.

  • Menghidari pengaruh yang salah

Seorang anak yang tanpa kendali kedisiplinan kemungkinan akan bergaul dengan teman yang kurang tepat. Bisa juga anak akan terlibat dalam kegiatan yang salah. Dengan kedisiplinan, tentunya anak akan terhidar dari pengaruh yang tidak baik.

Demikianlah Mom pembahasan mengenai cara menegakkan kedisiplinan anak pada bulan Ramadhan beserta manfaatnya. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang banyak memiliki kemuliaan.

Ramadhan cukup efektif untuk mendisiplinkan anak shalat, puasa, berbagi donasi, disiplin waktu, disiplin belajar, dan disiplin berbagai kegiatan di bulan Ramadhan.

Semoga bermanfaat, selamat menunaikan ibadah puasa. Sampai jumpa dengan artikel lain di kurdefrin.

Referensi: dari Berbagai Sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *