Tips Jitu Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Anak di Era New Normal

Tips Jitu Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Anak di Era New Normal

kurdefrin.com – Sekarang ini kita memasuki era New Normal. Masyarakat mulai melakasanakan kegiatan perekonomian. Dunia Pendidikan mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan pembelajaran di sekolah kembali.

Tentu semua kegiatan harus dilakukan dengan penuh kewaspadaan dan kehati-hatian. Karena pandemi belum berakhir dan memaksa kita harus hidup berdampingan dengan Covid -19.

Pada era New Normal, anak sekolah pun akan di atur untuk belajar di sekolah bersama bapak Ibu gurunya. Tentu ada perubahan baru dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah.

Juga ada perubahan baru dalam perjalanan anak saat menuju sekolah. Ada juga perubahan baru pada saat anak mempersiapkan diri menuju ke sekolah. Begitu juga saat pulang dari sekolah. Semua prosesi persekolahan mengalami perubahan.

Oleh karena itu, para orang tua berperan mengikuti semua perubahan yang terjadi. benar-benar Orang tua diharapkan mempersiapkan putra-putrinya dengan sebaik-baiknya dalam rangka bersekolah di era New Normal.

Orang tua dan kita semua tentu masih menyadari bahwa melindungi anak merupakan tugas utama orang tua. Dan Orang tua juga berkewajiban untuk memenuhi hak-hak anak, dan membentuk karakter positif.

Selain bertugas mempersiapkan anak secara fisik dengan sebaik-baiknya, Orang tua harus menjaga factor psikologis anak. salah satunya adalah membangun rasa percaya diri pada anak agar bisa melakukan kegiatan di sekolah dengan aman.

Percaya diri merupakan terjemahan dari kata “selfconfidence.” Pengertian percaya diri adalah kepercayaan dan keyakinan akan kemampuan diri.

Tips Jitu Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Anak di Era New Normal

Anak yang percara diri akan bersikap optimis bisa menyelesaikan dan menanggulangi masalah dalam segala situasi dan kondisi. Sehingga dapat memberikan sesuatu dan diterima oleh orang lain maupun lingkungannya.

Anak yang memiliki rasa percaya diri akan mampu bekerja secara aktif, dapat melaksanakan tugas dengan baik dan tanggung jawab serta mempunyai rencana terhadap masa depan.

Percaya diri merupakan modal dasar untuk pengembangan dalam aktualisasi diri (eksplorasi segala kemampuan dalam diri). Dengan percaya diri akan mampu mengenal dan memahami diri kita sendiri.

Menurut Hakim (2002), percaya diri adalah suatu keyakinan anak terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk dapat mencapai berbagai tujuan dalam hidupnya.

A. Tips Jitu Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Anak di Era New Normal

Orang tua sebaiknya lebih membantu penguatan mental psikologis anak agar mampu menghadapi masalah belajar di era new normal. Juga anak harus bisa bangkit semangat belajar kembali di sekolah.

Orang tua harus senantiasa memotivasi anak untuk menggapai cit-cita dengan optimis, santai dan tidak mudah cemas karena covid-19. Berikut ini dibahas beberapa tips meningkatkan rasa percaya diri pada anak sehingga bisa bersekolah di era new normal dengan aman.

1. Pastikan Anak dalam Keadaan Sehat

Untuk memulai kegiatan bersekolah kembali, orang tua harus bisa memastikan bahwa anak dalam keadaan sehat. Cek kondisi tubuh anak. Apakah anak sedang deman, batuk, pilek, atau lainnya.

Jika ada salah satu keluhan seperti di atas, lebih baik orang tua menunda dan belum menginzinkan anak pergi ke sekolah. Biarkan anak beristirahat yang cukup di rumah. Orang tua bisa berkomunikasi dengan guru di sekolah mengenai keadaan anaknya.

Tips Jitu Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Anak di Era New Normal

Namun bila, kondisi anak benar-benar sehat, izinkanlah anak pergi ke sekolah. Bantu anak agar nutrisinya terpenuhi dan tercukupi untuk belajar di sekolah. Sebaiknya, orang tua juga membawakan bekal untuk di bawa ke sekolah. Tapi jangan lupa, doakan selalu.

Kondisi badan yang sehat akan menunjang rasa percaya diri pada anak. Kita semua sudah tahu bahwa rasa percaya diri dapat menunjang keberhasilan. Apa pun yang sedang dilakukan.

2. Beri Contoh

Anak-anak mudah meniru atau mencontoh orang-orang yang dekat dengannya, khususnya orangtuanya. Dalam hal kepercayaan diri, kita bisa jadi panutan mencontohkan tindakan atau sikap percaya diri supaya anak bisa mengikuti cara yang kita lakukan.

Untuk memperkuat sisi psikologis anak, sebaiknya orang tua memberi contoh mengenai kehati-hatian bertindak dan berbuat di tempat umum. Beri contoh pada anak cara mencuci tangan, menggunakan masker, dan cara menjaga jarak fisik dengan orang lain.

Bahkan beri contoh cara makan di tempat umum dengan bekal makan, dan minuman. Kalau perlu anak dibekali peralatan makan dan minum sendiri yang dibawa dari rumah. Untuk saat ini, mulai ada yang menjual sendok, garpu satu tepak yang praktis dibawa kemana-mana.

Selain itu, beri contoh juga mengenai rasa percaya diri untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri di era pandemi. Beri pemahaman pada anak bahwa dengan percaya diri semuanya akan menjadi aman.

3. Ajari agar Optimis

Orang tua harus merupaya menanamkan rasa optimis pada anak bahwa anak bisa melakukan sesuatu. Beri keyakinan pada anak bahwa dia mampu melakukan kegiatan belajar di era new normal dengan aman.

Selanjutnta beri pengarahan bahwa anak bahwa ia bisa menjaga diri dari paparan virus corona. Ia bisa menjaga jarak, dan bisa menggunakan masker yang benar. Anak yakin bisa berperilaku hidup bersih di mana pun ia berada.

Jika rasa optimis sudah dimiliki anak, maka rasa percaya diri dalam berbuat dan bertindak akan muncul. Belajar anak di sekolah akan berhasil dengan baik jika ia mempunyai rasa percaya diri.

Tips Jitu Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Anak di Era New Normal

4. Bimbing Mereka Mengatasi Rasa Takut

Rasa takut akan terpapar virus corona memang ada. Tapi tidak perlu berlebihan. Beri tahu anak, jika kita hati-hati dan selalu menerapkan protokol kesehatan akan terbebas dari paparan virus. Memakai masker, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak harus selalu dilakukan.

5. Ajari Anak untuk Mencuci Tangan dengan Benar

Walaupun di berbagai media sudah banyak dijelaskan mengenai cara mencuci tangan, tapi kalau orang tua yang menjelaskan tentu akan lebih efektif. Anak akan lebih perhatian, apalagi jika cara mengajarkan cuci tangan dipraktikkan secara langsung.

Parents, ajarkan cara cuci tangan berikut ini. Pertama, basahi tangan dengan air mengalir. Gunakan sabun cuci tangan buat anak. Tidak perlu sabun khusus yang mengandung antiseptik.

Ajari anak untuk menggosok tangannya hingga merata hingga sekitar 15-20 detik. Bagian telapak tangan, punggung tangan, dan sela-sela jari tangan, kuku, hingga pergelangan tangan harus digosok dengan sabun

6. Memberi Dorongan Semangat

Saat anak sedang belajar menjaga kebersihan diri mengikuti protokol kesehatan, tapi mengalami kesulitan, seperti tangannya belum bersih, masih bau sabun bantu semangati dia untuk terus mencoba.

Dorongan semangat untuk membuat anak terus mencoba dapat membangun ketangguhan anak dan membantu meningkatkan rasa percaya dirinya. Dorongan mental yang kita berikan bisa membantu memperkuat mentalitas untuk bisa menjadi anak yang percaya diri.

Semangat dan motivasi menjadi hal penting yang sangat dibutuhkan anak ketika mereka akan melakukan sesuatu. Semangat dan motivasi dari orang tua tentunya akan membangkitkan keberanian dan rasa percaya diri pada anak.

7. Fasilitasi Keperluan Anak

Cari tahu hal yang paling diperlukan tapi disukai anak. Beri anak kesempatan untuk terpenuhinya kebutuhan belajarnya di era new normal.

Misalnya keperluan untuk memiliki buku-buku, peralatan tulis, alat menggambar yang menunjang kegiatan sekolah. Hal ini untuk menghidari anak saling meminjam peralatan sekolah.

Tips Jitu Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Anak di Era New Normal

Kalau saling meminjam peralatan sekolah, kita tidak bisa menjamin keamanannya. Beri pemahaman pada anak agar tidak meminjam dan meminjamkan peralatan sekolah. Karena dikahwatirkan benda yang dipegang orang lain terdapat virusnya.

Keperluan anak mengenai pakaian seragam, tas, sepatu sekolah harus dipastikan dalam kondisi baik. Dan pastikan pakaian seragam sekolah bisa dicuci setiap hari. Sediakan seragam lebih dari biasanya untuk bisa berganti setiap hari.

Kebutuhan masker, handsaniziter, tisu basah, tisu kering harus terpenuhi. Sediakan masker yang tepat ukurannya dan kualitasnya untuk anak lebih memadai. Diupayakan masker yang digunakan anak berganti setiap hari.

Jika semua keperluan anak yang menunjang kegiatan sekolahnya terpenuhi, rasa percaya diri anak akan tertanam dengan baik. Tidak meminjam dan meminjamkan peralatan sekolah adalah hal bijak untuk saat era pandemi. Orang tua harus memastikan hal ini dilakukan anak di sekolah.

8. Puji Upaya yang Dilakukan Anak

Kerap kali kita memberi pujian pada anak atas hasil yang didapatkan. Jika fokus kita pada hasilnya saja, maka ketika anak gagal, anak akan merasa tidak berguna.

Cobalah untuk memuji saat anak melakukan prosesnya. Pujilah upaya atau usaha yang sedang dilakukan anak. Memuji semangat dan kemauannya untuk mempersipak diri bersekolah di era new normal bisa membuat anak merasa lebih percaya diri.

9. Tunjukkan Kasih Sayang

Kasih sayang merupakan hal terpenting untuk meningkatkan kepercayaan diri pada anak. Dengan memberikan rasa sayang, anak pun akan merasa aman sehingga membuat mereka menjadi lebih percaya diri saat berada di sekolah dan di lingkungan sekitar.

Tips Jitu Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Anak di Era New Normal

10. Beri Anak Kepercayaan

Jika dipercaya, anak akan menjadi percaya diri. Anak akan merasa mendapat kesempatan melakukan segala sesuatu karena mendapat kepercayaan. Misalnya anak bisa melakukan semua persiapan yang dibutuhkan di sekolah.

Dan Anak juga bisa melakukan semua yang dipesankan orang tua mulai berangkat sekolah, selama dan pulang sekolah. Percayalah bahwa anak bisa menjaga semua protocol Kesehatan yang diajarkan. Jadi, orangtua jangan ragu memberi kepercayaan pada anak.

Justru kepercayaan yang diajarkan sejak dini akan menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri pada anak. Kepercayaan ini bisa ditunjukkan dengan cara memberikan komentar dan dorongan yang positif pada anak.

11.Menonjolkan Kelebihan Anak

Rasa percaya diri dapat dimiliki seorang anak dengan cara menonjolkan kelebihan anak. orang tua harus tahu dulu sisi kelebihan dan kekurangan anak. jika sudah tahu, unggulkan sisi kelebihan anak. Tentu rasa percaya diri pada anak akan bertambah.

Orang tua bisa menonjolkan ketekunan, ketelitian, dan kecermatan yang dimiliki anak. Tunjukkan pada anak bahwa ia termasuk anak yang tekun. Pasti belajarnya akan berhasil dengan baik.

Tonjolkan bahwa anak itu selalu teliti dan cermat. Sehingga ia akan teliti dan cermat dalam melakukan segala tindakan di sekolah di era pandemi.

Katakan pada anak bahwa kita percaya akan ketekunan, ketelitian, dan kecermatannya. Dengan cara begitu anak pun akan merasa percaya diri. Karena dalam hal ini orang tualah yang utama untuk mempercayai dirinya.

Tips Jitu Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Anak di Era New Normal

Artikel terkait

8 Pola Pengasuhan Anak Di Era New Normal, Orantua Perlu Tahu

Kenali 6 Bahan Pengasuhan dan Jenis-Jenis Pola Asuh Anak

9 Tips Cegah Rasa Bosan pada Anak di Rumah Selama Covid-19

B. Manfaat Percaya Diri

Rasa percaya diri dapat memberi dampak positif pada anak. Jika anak memiliki rasa percaya diri yang tinggi, ia akan lebih mudah mengendalikan dirinya di dalam suatu keadaan yang menekan, seperti adanya covid-19 ini.

Anak dapat menguasai dirinya untuk bertindak tenang dan dapat menentukan saat yang tepat untuk melakukan suatu tindakan.

Dengan memiliki rasa percaya diri yang tinggi, anak akan lebih mudah memusatkan perhatiannya pada hal tertentu tanpa merasa terlalu khawatir akan hal-hal lainnya yang mungkin akan merintangi rencana tindakannya.

Anak dengan rasa percaya diri yang tinggi cenderung untuk mengarahkan tindakannya pada sasaran yang cukup menantang. Karenanya juga ia akan mendorong dirinya sendiri untuk berupaya lebih baik.

Begitu juga dengan anak dengan rasa percaya diri yang tinggi tidak mudah patah semangat atau frustrasi dalam berupaya meraih cita-citanya. Ia cenderung tetap berusaha sekuat tenaga sampai usahanya membuahkan hasil.

Dan anak dengan rasa percaya diri yang tinggi cenderung terus berusaha untuk mengembangkan berbagai strategi untuk memperoleh hasil usahanya. Ia akan mencoba berbagai strategi dan berani mengambil risiko atas strategi yang diterapkannya.

Selanjutnya, anak dengan rasa percaya diri yang tinggi, ia akan menjadi lebih tenang, ulet, tidak mudah patah semangat, terus berusaha mengembangkan strategi dan membuka berbagai peluang bagi dirinya sendiri.

Akibatnya, hal ini akan memberikan kesempatan pada anak untuk memperoleh momentum atau saat yang tepat untuk bertindak. Tanpa rasa percaya diri yang tinggi, usaha anak menjadi terbatas, peluang yang dikembangkannya juga menjadi terbatas, sehingga momentum untuk bertindak menjadi terbatas pula.

Tips Jitu Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Anak di Era New Normal

Simpulan

Membantu membangun rasa percaya diri pada anak merupakan tugas penting yang harus dilakukan orang tua. Rasa percaya diri ini dipercaya mampu menjadi jembatan terbaik untuk penunjang keberhasilan dan kesuksesan anak.

Demikianlah paparan singkat mengenai tips meningkatkan rasa percaya diri pada anak untuk belajar kembali di sekolah di era new normal. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa pada artikel berikutnya di kurdefrin.com.

Referensi: dari Berbagai Sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *